You are currently viewing Cara Memilih Pompa Kolam Renang

Cara Memilih Pompa Kolam Renang

Cara Memilih Pompa Kolam Renang – Jika Anda berencana untuk membangun kolam halaman belakang baru, ini adalah investasi yang bagus untuk rumah Anda.

Untuk melakukan fungsi investasi ini selama mungkin, sangat penting bagi Anda untuk memilih pompa dan filter yang tepat untuk sistem kolam Anda. Dengan tersedianya pompa dan filter kolam renang yang tepat, sistem kolam renang Anda pasti akan berjalan lebih baik.

Ini dapat membantu menjaga kolam tetap bersih dan mengurangi jumlah bahan kimia yang perlu dibeli untuk ditambahkan ke kolam. Nah, ini juga memastikan kolam bisa digunakan secara maksimal dan mencegah kerusakan pipa akibat tekanan air yang berlebihan.

Oleh karena itu, keputusan untuk memilih pompa dan filter kolam yang tepat sejak awal dapat mengurangi kerumitan dan masalah selama bertahun-tahun.

Tips Memilih Pompa Kolam Renang

Ukuran Kolam Renang

Sebelum memilih jenis pompa dan filter kolam, sangat penting untuk mengukur kolam secara menyeluruh. Kita perlu tahu seberapa besar kolam itu dan berapa banyak air dan tekanan yang harus ditahan pompa. Jadi Anda bisa langsung mengambil meteran lalu mengukur panjang, lebar dan kedalaman kolam tersebut.

Jika pengukuran tidak dalam satuan kaki yang tepat, kita dapat mengubah pecahan kaki menjadi desimal. Kita juga perlu mengukur kedalaman sebenarnya dari permukaan air kolam dan tidak menggunakan jumlah kedalaman kolam yang dapat ditahan kolam. Jangan lupa juga untuk menghitung luas kolam dengan cara menghitung panjang dan lebarnya.

Hitung Air kolam

Sekarang kita perlu menghitung jumlah liter air di kolam. Jika kolam Anda berbentuk persegi panjang, kita dapat menggunakan rumus ini. Untuk menentukan kedalaman rata-rata, yaitu (ujung dangkal + ujung dalam / 2 = kedalaman rata-rata). Nah, untuk menghitung satu galon adalah kolam persegi panjang (panjang x lebar x rata-rata kedalaman x 7,5 = air per galon).

Jadi, ada 7,5 galon dalam satu kaki kubik air dan panjang 1 , lebar 1, volume 1 = 7,5 galon jika dikalikan luas dengan kedalaman adalah 7,9 maka hasilnya sama dengan volumenya. Jika kolam Anda tidak berbentuk persegi panjang, mungkin lebih mudah untuk menemukan kalkulator volume kolam secara online. Ini akan membantu Anda menentukan volume kolam apa pun.

Hitung Aliran Minimum dan Maksimum

Air di kolam sangat penting untuk menciptakan sirkulasi penuh setiap delapan jam. Agar ini terjadi, kita perlu mengetahui laju aliran minimum untuk kolam. Untuk menghitung laju aliran minimum, ambil jumlah galon air di kolam Anda dan bagi dengan 8. Kemudian bagi hasilnya dengan 60.

Jumlah yang dihasilkan adalah laju aliran minimum. Selanjutnya, kita perlu mengetahui laju aliran maksimum untuk kolam. Laju aliran maksimum ditentukan oleh ukuran pipa. Pipa 3 inci dapat menangani 150 galon per menit, pipa 2 inci dapat menangani 73 galon per menit, dan pipa 1,5 inci dapat menangani 45 galon per menit.

Pilih pompa kolam yang tepat dan pilih antara filter pasir atau kartrid ?

Pilih pompa kolam dengan laju aliran antara minimum dan maksimum untuk kolam Anda. Anda juga perlu memilih filter kolam, menggunakan permukaan kolam dan memeriksa bagan ukuran filter secara online untuk memudahkan. Kita juga harus memutuskan apakah akan menggunakan filter Diatomaceous Earth (DE), filter pasir, atau filter cartridge. Filter DE adalah yang paling mahal tetapi bisa mendapatkan air kolam terbersih.

Filter kartrid paling mudah dirawat dan dapat dibersihkan setiap 4 hingga 6 bulan, meskipun dapat bertahan 2 hingga 4 tahun. Dan filter pasir adalah yang termurah, tetapi tidak membersihkan air seperti jenis filter lainnya.

Periksa juga spesifikasi pabrikan untuk memastikan bahwa laju aliran maksimum filter tertentu sesuai dengan ukuran pompa kolam Anda. Anda bisa bertanya kepada kami Aimar Pool Teknik sebagai kontraktor kolam renang, jacuzzi dan sauna terbaik selama 34 tahun di Indonesia, pasti akan memberikan yang terbaik untuk Anda.

Tinggalkan Balasan